Beranda Kesehatan 7+ Pengobatan Jerawat Paling Efektif Secara Alami Berdasarkan Riset

7+ Pengobatan Jerawat Paling Efektif Secara Alami Berdasarkan Riset

53

Solusi.org – Jerawat adalah salah satu permasalahan kulit yang paling umum di dunia, mempengaruhi sekitar 85% orang dalam hidup mereka.

Pengobatan jerawat di klinik bisa mahal dan seringkali memiliki efek samping yang tidak diinginkan seperti keringnya kulit, kulit kemerahan dan iritasi.

Masalah ini kemudian membuat banyak orang untuk mencari cara menyembuhkan jerawat secara alami di rumah. Di Internet dipenuhi banyak macam saran mengenai pengobatan jerawat, tetapi apakah perawatan alami terhadap jerawat benar-benar berfungsi?Pengobatan Jerawat

Artikel akan ini membahas Pengobatan Jerawat Paling Efektif Secara Alami Berdasarkan Riset ilmu pengetahuan.

Bagaimana Jerawat Bisa Muncul? Apa Penyebabnya?

Tahukah anda, permasalahan mengenai jerawat dimulai ketika pori-pori di kulit Anda tersumbat dengan minyak berlebih dan sel-sel kulit mati.

Setiap pori terhubung ke kelenjar sebaceous, yang menghasilkan zat berminyak yang disebut sebum. Sebum berlebihan dapat menyumbat pori-pori, menyebabkan pertumbuhan bakteri yang dikenal sebagai Propionibacterium acnes, atau P. acnes.

Sel darah putih menyerang P. acnes, yang kemudian menyebabkan peradangan kulit dan jerawat.

Banyak faktor yang berkontribusi pada perkembangan jerawat, termasuk genetika, diet, stres, perubahan hormon, dan infeksi.

7 Pengobatan Rumahan Terbaik dan Paling Efektif Untuk Jerawat

Di bawah ini adalah 13 obat rumahan untuk jerawat yang mungkin ingin Anda coba.

Menggunakan Cuka Apel

Cuka Apel dibuat dengan cara memfermentasi sari apel. Seperti cuka lainnya, cuka apeldikenal karena kemampuannya melawan banyak jenis bakteri dan virus.

Cuka ApelCuka Apel mengandung beberapa asam organik yang telah terbukti membunuh P. acnes.

Secara khusus, asam suksinat telah terbukti menekan peradangan yang disebabkan oleh P. acnes, yang dapat mencegah munculnya jaringan parut.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Agnieszka Kapuścińska (2015) menyebutkan bahwa Asam laktat telah terbukti memperbaiki bekas jerawat. Terlebih lagi, cuka sari apel dapat membantu mengeringkan minyak berlebih yang menyebabkan jerawat tahun.

Konsumsi Suplemen Zinc

Zinc (Seng) adalah nutrisi penting yang penting untuk pertumbuhan sel, produksi hormon, metabolisme dan fungsi kekebalan tubuh.

Suplemen ZincMenggunakan bahan Zinc juga merupakan salah satu perawatan alami yang paling banyak dipakai untuk jerawat. Penelitian yang dilakukan oleh Shalita AR pada 1995 menunjukkan bahwa orang yang berjerawat cenderung memiliki kadar seng (zinc) yang lebih rendah dalam darah mereka.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung zinc atau seng secara teratur membantu mengurangi jerawat.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Kabir Sardana yang di publikasikan dalam jurnal Dermatologic Theraphy, diketahui bahwa 48 pasien jerawat diberikan suplemen zink teratur selama tiga kali sehari. Setelah delapan minggu, 38 pasien mengalami pengurangan jerawat 80-100% (Kabir Sardana, 2010)

Dosis yang pas untuk penggunakan suplemen zinc untuk jerawat belum ditetapkan, tetapi beberapa penelitian telah menunjukkan pengurangan signifikan jerawat menggunakan 30-45 mg unsur zinc per hari (Dreno. B, 2001).

Unsur zinc mengacu pada jumlah zinc yang ada dalam bentuk senyawa. zinc tersedia dalam banyak bentuk dan masing-masing mengandung jumlah unsur zinc yang berbeda. Zinc oksida mengandung jumlah unsur zinc tertinggi yaitu 80%.

Batas atas zinc yang aman direkomendasikan sekitar 40 mg per hari. Jadi mungkin yang terbaik adalah tidak melebihi jumlah itu kecuali di bawah pengawasan dokter.

Mengkonsumsi terlalu banyak zinc dapat menyebabkan efek samping, termasuk sakit perut dan iritasi usus. Penting juga untuk dicatat bahwa pemberian suplemen zinc pada kulit belum terbukti efektif. Ini mungkin karena seng zinc diserap secara efektif melalui kulit.

Olesan Madu dan Kayu Manis

Baik madu dan kayu manis adalah sumber antioksidan yang sangat baik. Studi telah menemukan bahwa penggunaan antioksidan pada kulit lebih efektif dalam mengurangi jerawat daripada menggunakan benzoil peroksida dan retinoid (Shalita AR, 1995).Suplemen Zinc

Madu dan Kayu Manis adalah dua obat jerawat yang umum digunakan untuk kulit yang memiliki sifat antibakteri. Antioksidan yang terkandung dalam madu dan kayu manis adalah vitamin B3, asam lemak linoleat (omega-6) dan natrium ascorbyl fosfat yang merupakan turunan dari vitamin C.

Ada banyak manfaat penting madu bagi kesehatan. Madu dan kayu manis juga memiliki kemampuan untuk melawan bakteri dan mengurangi peradangan. Perlu diketahui bahwa bakteri dan peradangan merupakan dua faktor yang memicu timbulnya jerawat.

Sementara sifat anti-inflamasi, antioksidan dan antibakteri dari madu dan kayu manis dapat memberi manfaat pada kulit yang rawan akan jerawat.

Olesan Teh Hijau Untuk Kulit

Teh hijau mengandung antioksidan yang sangat tinggi, dan meminumnya dapat meningkatkan kesehatan. Tidak ada penelitian yang mengeksplorasi bagaimana manfaat minum teh hijau ke jerawat, tetapi mengoleskannya langsung ke kulit yang berjerawat terbukti membantu mengurangi jerawat.

Teh HijauFaktor ini karena zat flavonoid dan tanin yang terkandung dalam teh hijau yang diketahui dapat membantu melawan bakteri dan mengurangi peradangan yang merupakan dua penyebab utama jerawat.

Senyawa utama dalam teh hijau yakni Epigallocatechin gallate telah terbukti mengurangi produksi sebum, melawan peradangan dan menghambat pertumbuhan P. acnes pada orang yang memiliki kulit yang cenderung berjerawat.

Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa menggunakan olesan ekstrak teh hijau pada kulit secara signifikan mengurangi produksi sebum dan jerawat pada mereka yang berjerawat. (Mahmood T, 2010)

Anda bisa membeli krim dan lotion yang mengandung teh hijau, tetapi lebih baik menggunakan campuran sendiri di rumah.

Melembabkan Kulit Berjerawat Dengan Lidah Buaya

Lidah buaya (Aloe Vera) adalah tanaman tropis yang daunnya menghasilkan gel bening seperti agar-agar.

Gel yang ada dalam lidah buaya sering ditambahkan ke sampoo, lotion, krim, salep dan sabun. Ini biasanya digunakan untuk menyuburkan rambut, mengobati luka lecet, ruam pada, serta luka bakar.

Ketika dioleskan ke kulit, gel lidah buaya dapat membantu menyembuhkan luka, mengobati luka bakar dan melawan peradangan.

Lidah buaya juga mengandung asam salisilat dan belerang dimana keduanya digunakan dalam pengobatan jerawat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengoleskan bahan yang mengandung asam salisilat ke kulit secara signifikan dapat mengurangi jerawat.

Demikian pula, mengoleskan bahan yang mengandung belerang atau sulfur terbukti menjadi obat jerawat yang efektif. (Breeman DL, 1993)

Konsumsi Suplemen Minyak Ikan

Asam lemak omega-3 dalam minyak ikan adalah lemak yang sangat sehat yang menawarkan banyak manfaat untuk kesehatan.

Minyak ikan mengandung asam lemak omega-3 dan Asam Docosahexaenoic. Omega 3 bermanfaat bagi kulit termasuk mengelola produksi minyak dalam kulit serta mempertahankan kelembaban kulit  yang memadai sehingga mencegah jerawat.

Tingginya kadar Omega 3 dan Asam docosahexaenoic dalam minyak ikan telah terbukti mengurangi faktor peradangan, yang dapat mengurangi risiko jerawat.

Dalam satu studi yang dilakukan oleh Jung JY (2014) menyebutkan bahwa 45 orang dengan jerawat diberi suplemen omega 3 serta Asam Docosahexaenoic setiap hari. Setelah 10 minggu, jerawat berkurang secara signifikan.

Sebagian besar organisasi kesehatan merekomendasikan orang dewasa yang sehat mengkonsumsi minimal 250-500 Mg kombinasi Omega 3 dan Asam Docosahexaenoic.

Bisa mendapatkan asam lemak omega-3 dengan mengkonsumsi ikan salmon, sarden, ikan teri, kenari, biji chia, dan biji rami giling.

Kurangi stres

Hormon yang dilepaskan selama Stres dapat meningkatkan produksi sebum dan peradangan kulit, membuat jerawat menjadi lebih buruk.

Faktanya, banyak penelitian telah mengaitkan stres dengan peningkatan tumbuhnya jerawat. Terlebih lagi, stres dapat memperlambat penyembuhan luka hingga 40%, yang dapat memperlambat perbaikan jerawat menurut penelitian oleh Glaser R (1999).

Cara  Mengurangi Stres

  • Tidur lebih banyak
  • Terlibat dalam aktivitas fisik
  • Berlatih yoga
  • Merenungkan
  • Ambil napas dalam-dalam
Sumber Referensi

  • Ozuguz P, 2014. Evaluation of serum vitamins A and E and zinc levels according to the severity of acne vulgaris. NCBI
  • Kabir Sardana. 2010. An observational study of methionine‐bound zinc with antioxidants for mild to moderate acne vulgaris. doi.org
  • Dreno B. 2001. Multicenter randomized comparative double-blind controlled clinical trial of the safety and efficacy of zinc gluconate versus minocycline hydrochloride in the treatment of inflammatory acne vulgaris. NCBI
  • Shalita AR. 1995. Topical nicotinamide compared with clindamycin gel in the treatment of inflammatory acne vulgaris. NCBI
  • Mahmood T. 2010. Outcomes of 3% green tea emulsion on skin sebum production in male volunteers. NCBI
  • Breneman DL. 1993. Successful treatment of acne vulgaris in women with a new topical sodium sulfacetamide/sulfur lotion. NCBI
  • Jung JY. 2014. Effect of dietary supplementation with omega-3 fatty acid and gamma-linolenic acid on acne vulgaris: a randomised, double-blind, controlled trial. NCBI
  • Glaser R. 1999. Stress-related changes in proinflammatory cytokine production in wounds. NCBI

5/5 (1)

Beri Rating Artikel Ini