Apa Sih Keuntungan dan Resiko Bisnis Properti?

Apa Sih Keuntungan dan Resiko Bisnis Properti?

Solusi.org – Apa Saja Keuntungan dan Resiko Bisnis Properti? Banyak orang yang ingin terjun ke dunia bisnis ini pasti menanyakan hal tersebut. Bisnis properti saat ini menjadi sebuah trend dalam bidang investasi yang paling banyak diminati oleh orang-orang. Banyak yang menilai bisnis properti saat ini sebagai sebuah investasi yang memiliki pangsa pasar yang sangat luas. Sehingga orang atau para pebisnis baik itu pemula maupun yang sudah ‘expert‘ berlomba-lomba dalam investasi di bidang ini. Meskipun investasi properti dikenal dengan keuntungannya yang luar biasa tetapi tidak selamanya bisnis itu selalu berjalan dengan lancar. Bisnis properti dapat menemui kegagalan sehingga resiko dari bisnis ini perlu diperhatikan. Oleh sebab itu seorang investor properti perlu mengetahui tentang keuntungan dan resiko bisnis properti.

Apa Sih Pengertian Bisnis Properti itu?

Bisnis Properti merupakan sebuah jenis usaha yang berkaitan secara langsung ataupun tidak dengan kepentingan orang banyak. Rumah sebagai sebuah kebutuhan dasar bagi manusia. Banyak orang membutuhkan properti seperti rumah guna memenuhi kebutuhannya. Bisnis properti dapat dikatakan dapat menggerakkan semua sektor seperti industri bahan bangunan, alat berat, konsultan, perbankan, asuransi serta jasa tenaga kerja sehingga tidak hanya pengembang, kontraktor maupun konsumen saja yang mengambil manfaat dari bisnis ini. Orang yang berbisnis properti disebut investor properti, mereka membeli kemudian menjual produk berupa properti entah itu baru ataupun bekas sehingga mendapat keuntungan dari kegiatannya tersebut berupa uang sewa atupun hasil dari penjualan properti.

– Keuntungan dan Resiko Bisnis Properti –

Apa Keuntungan Dari Bisnis Properti ini?

Keuntungan Bisnis PropertiSebagai seorang investor dalam bidang properti maka sangat perlu mengetahui lebih banyak mengenai bisnis properti ini, pengetahuan yang mendalam tentang bisnis properti ini sangat penting yang berguna untuk menambah nilai dari properti yang di investasikan dan juga mengantisipasi atau meminimalisir kerugian dari berbisnis properti ini. Adapun keuntungan yang bisa diperoleh dari bisnis properti adalah sebagai berikut :

  1. Added Value (Nilai Tambah). Nilai tambah dalam hal ini properti yang dbangun diatas sebidang tanah kosong, sehingga nilai tempat tersebuh semakin bertambah nilainya, apalagi jika posisi atau letak bangunan yang dibangun lokasinya sangat strategis misalnya di pusat kota atau dekat dengan fasilitas umum seperti perkantoran atau perbelanjaan maka nilainya semakin mahal
  2. Laba yang terus meningkat setiap Tahun (Income Appreciation). Memiliki sebidang tanah kosong, rumah atau perkantoran akan menghasilkan keuntungan yang besar. Mengapa? Karena setiap tahun, nilai atau harga dari tanah atau bangunan naik terus, contohnya anda membeli tanah kosong saat ini kemudian menunggu sampai tiga hingga empat tahun, maka nilai tanah tersebut semakin tinggi. Jumlah manusia terus menerus bertambah tetapi tanah tidak bertambah sehingga wajar jika harga tanah dari tahun ke tahun terus menerus mengalami kenaikan yang signifikan.
  3. Bisa Menerima Pendapatan Tahunan. Tanah kosong yang dibeli dapat dibangun rumah atau perkantoran jika lokasinya strategis dan kemudian disewakan, sehingga setiap tahun investor atau pemilik bangunan dapat menerima pendapatan dari sewa bangunan tersebut. Dan nilai sewa bisa saja naik setiap tahunnya.
  4. Tidak Terpengaruh Dengan Inflasi. Mengapa banyak orang terjun ke dunia investasi properti, karena selain harganya yang terus menerus naik setiap tahunnya, bisnis investasi juga kebal terhadap inflasi. Orang yakin dengan membeli properti nilainya tidak akan turun tetapi terus naik berbeda dengan bisnis mata uang (valas) yang nilainya sangat dipengaruhi oleh inflasi.
  5. Pasar Yang Luas. propersti mempunyai pasar yang menjanjikan. Jumlah manusia yang terus -menerus bertambah namun tanah tidak bertambah sehingga orang semakin banyak membutuhkan tempat tinggal sehingga wajar jika harga tanah khususnya di daerah perkotaan harganya terus menerus naik.
  6. Bisnis Properti Sebagai Investasi Jangka Panjang. Jika dibandingkan dengan produk investasi lainnya seperti emas, deposito dan lainnya, properti merupakan produk investasi yang tahan lama. Dalam 3-5 tahun, nilai properti yang dikembangkan sudah bisa mendapatkan capital gain (Keuntungan dari selisih antara harga beli dan harga jual).

Itulah beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dari berbisnis properti, jika melihat keuntungan yang sudah dijelaskan maka sangat wajar jika banyak orang terjun atau mencoba dalam berbisnis properti ini karena keuntungan yang dihasilkan sangat besar.

Baca juga : Solusi Investasi Emas di Pegadaian, Apa Keuntungannya

Apa Resiko Dari Bisnis Properti Ini?

Resiko Investasi Properti

Setiap bisnis investasi entah itu emas, saham, ataupun properti pasti mempunyai resiko. Seperti yang dikutip dari buku ‘Cara Kaya Melalui Properti‘, ada beberapa kelemahan atau resiko dari bisnis properti ini, sebagai berikut :

  1. Biaya Perawatan. Jika ingin mendapatkan hasil yang meningkat terus menerus maka properti harus terus dijaga dalam keadaan baik, sehingga biaya perawatan perlu dikeluarkan untuk properti seperti biaya kebersihan, perbaikan bangunan sehingga nilainya tetap bagus dimata pembeli sehingga income yang didapat meningkat. Jika tidak maka harganya tidak akan bagus jika kondisi properti terlihat tidak diurus.
  2. Membutuhkan Modal Besar. Sifat dari investasi bisnis properti adalah capital intensive atau modal yang padat. Mengapa? karena semakin besar modal yang diinvestasikan untuk membangun properti maka semakin besar hasil yang didapatkan dari investasi tersebut.
  3. Biaya Transaksi Yang Tinggi. Dibandingkan dengan produk investasi lainnya, berbisnis properti juga harus banyak mengeluarkan biaya tambahan bahkan cukup tinggi misalnya seperti pajak yaitu PPH yang dikenakan ke penjual dan BPHTB yang dikenakan ke pembeli.
  4. Menyusutnya Nilai Bangunan. Jika mempunyai tanah dan berdiri bangunan diatasnya maka akan terjadi penyusutan bangunan berbeda jika memiliki tanah saja yang memiliki waktu yang panjang atau abadi. Bangunan yang berdiri diatas tanah memiliki umur hingga 20 sampai 40 tahun tergantung kualitas dan konstruksi bangunan tersebut.
  5. Bencana Alam. Ini merupakan salah satu resiko yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Apakah itu Gempa, Longsor, Banjir ataupun tsunami. Properti yang dibangun bisa hancur akibat bencana alam. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengasuransikan properti agar terlindungi dan meminimalkan kerugian yang terjadi jika terjadi bencana alam.

Itulah sedikit informasi mengenai Keuntungan dan Resiko Bisnis Properti. Semoga artikel mengenai Keuntungan dan Resiko Bisnis Properti dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian yang mencari informasi mengenai bisnis properti dan ingin terjun dalam bisnis properti. Semoga bermanfaat. 🙂

Tentang Penulis

"...Menulis seperti memahat sebuah peradaban, semoga selembar artikel yang saya tulis hari ini, bisa jadi menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang di masa yang akan datang."